Berprilakulah Sebagaimana Kamu Ingin Di Perlakukan Orang Lain

Berprilakulah Sebagaimana Kamu Ingin Di Perlakukan Orang Lain

berprilakulah sebagaimana kamu ingin di perlakukan Alpermata.com – Sobat, berprilakulah sebagaimana kita ingin di perlakukan. Jika kita ingin orang lain menghargai kita maka kita juga harus berprilaku seperti itu. Kerena prilaku kita itu sama halnya seperti kita menabur benih dan hal itulah yang akan kita tuai nantinya. Mungkin tidak langsung tetapi bertahap dan kita akan merasakan apa yang pernah kita lakukan pada orang lain. Mungkin tidak dengan orang yang sama. Pastinya akan ada yang kita rasakan bagaimana sikap kita terhadap orang lain. Dalam islam hal ini sangat diatur. Berprilaku baik terhadap sesama kerena kita makhluk lemah yang membutuhkan orang lain untuk melanjutkan hidup. Ntah dia yang akan menolong kita ketika jatuh, ntah dia yang memberikan dorongan ketika kita gagal, atau ntah dialah orang yang selama ini yang ikut bahagia dengan kesuksesan yang kamu raih. Itu tidak menutup kemungkinan. Mungkin kita kurang sadar dengan apa yang kita lakukan. Tetapi ada baiknya jika kita sering intropeksi diri. Siapa kita dan apa manfaat kita bagi orang lain. Bukan berpikir bahwa kita di manfaatkan. Bahkan sebuah hadist mengatakan ” Orang yang paling beruntung ialah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain” Jadi jangan selalu berpikir negatif dengan keterkaitan orang lain dengan kita. Bersyukurlah dengan begitu kita bisa lebih bermanfaat buat orang lain. Misalnya kita membantunya dalam membangun usaha catering yang kita sudah paham bagaimana triknya. Atau kita menjadi jasa nasi kotak dan memberikan solusi kepada orang yang membutuhkan jasa kita. Hal ini adalah suatu yang bermanfaat meskipun kita sambil berdagang. Jangan selalu mengukur apa yang kita berikan pada orang lain. Tetapi ukurlah seberapa bisa kita sudah membalas jasa orang lain yang banyak menolong kita. Kalau bisa sekali di tolong orang lain maka kita balas 10 kali. Bukan berlebihan tetapi hal ini memang di anjurkan. Cobalah berpikir sejenak, misalnya kamu dalam keadaan butuh bantuan mau mengadakan acara aqiqah atau acara pernikahan. So pasti jika kamu yang handel semua gak bakal siap. Kamu pasti membutuhkan banyak orang. Seperti keluarga, saudara, teman dekat atau kenalan yang bisa bantu kamu. Menghandel catering, undangan, ruangan, dan lainnya. Mungkin kamu butuh makanan yang khas tetapi kamu tidak tau mau pesan di mana. Kamu memiliki kenalan yang di paham menu apa saja. Misalnya nasi tumpeng, ayam saus tiram, kari kambing, rendang daging dan kuliner lainnya. Dengan begitu ringan bukan masalah yang kamu hadapi. Itu bukan secara kebetulan mereka mau bantui kamu. Tetapi mungkin awalnya kamu adalah orang yang baik dan prilaku kamu juga baik. Jadi gak ada ruginya kita berprilaku baik kepada orang lain. Bisa saja bukan dia yang balas hal itu, tetapi nantinya pas kita butuh ada orang lain yang bantu kita. Bagaimana menarik bukan? Prilaku kita sehari-hari adalah cerminan bagaimana sebenarnya kita. Memang setiap manusia memiliki kelemahan. Hanya saja dengan kita menampilkan prilaku yang baik maka kelemahan kita akan tertutupi. Kamu tidak memiliki harta dan ketampanan tetapi memiliki prilaku yang baik. Yakinlah kamu akan lebih banyak di sukai orang dari pada orang yang memiliki harta atau ketampanan tetapi tidak berprilaku baik. berprilaku baik Jadi buat kamu berprilakulah sebagaimana kamu ingin di perlakukan orang lain. Jika ingin baik maka lakukan yang baik. Mungkin kamu gak dapatkan langsung dari orang yang sama. Tetapi akan ada waktu yang pas prilaku kamu akan kamu dapatkan balasannya. Jadilah orang yang bermanfaat buat orang lain. Agar tidak sombong banyaklah mengukur jasa apa yang diberikan orang lain dan bukan apa yang sudah kita berikan. Jika belum tidak ada kata terlambat berubahlah selagi masih ada waktu.